ANALISIS KRITIS KONSEP WAHDATUL WUJUD DAN MANUNGGALING KAWULA GUSTI
A.PENDAHULUAN
Islam adalah agama, sementara Tasawuf adalah suatu metode, dimana metode tersebut bisa benar dan bisa salah. Untuk itu, kalau kita pertanyakan bahwa ada kedudukan tasawuf dalam islam. Maka jawabanya ada sebab kalau orang tasawuf mempercayai islam, maka kontek tasawuf disini lebih mengarah kepada perilaku, seseorang untuk mencapai keridoan tuhan. Jadi Tasawwuf itu harus melalui Iman (akidah), Islam (syari'ah) dan Ihsan (Hakikat) Atau amal Syari'ah, Thoriqoh dan Hakikah. Maka wajiblah beramal dengan Islam, Maka tidak ada tasawuf kecuali dengan fiqih, karena kau tidak mengetahui hukum-hukum ALLAH Ta'ala yang lahir kecuali dengan fiqih. Dan tidak ada fiqih kecuali dengan tasawuf, karena tidak ada amal dengan kebenaran pengarahan (kecuali dengan tasawuf). Dan juga tidak ada tasawuf dan fiqih kecuali dengan Iman, karena tidaklah sah salah satu dari keduanya (fiqih dan tasawuf) tanpa iman. Maka wajiblah mengumpulkan ketiganya (iman, fiqih, tasawuf) . (Lihat kitab Iyqo-zhul Himam halaman 5).
Islam adalah agama, sementara Tasawuf adalah suatu metode, dimana metode tersebut bisa benar dan bisa salah. Untuk itu, kalau kita pertanyakan bahwa ada kedudukan tasawuf dalam islam. Maka jawabanya ada sebab kalau orang tasawuf mempercayai islam, maka kontek tasawuf disini lebih mengarah kepada perilaku, seseorang untuk mencapai keridoan tuhan. Jadi Tasawwuf itu harus melalui Iman (akidah), Islam (syari'ah) dan Ihsan (Hakikat) Atau amal Syari'ah, Thoriqoh dan Hakikah. Maka wajiblah beramal dengan Islam, Maka tidak ada tasawuf kecuali dengan fiqih, karena kau tidak mengetahui hukum-hukum ALLAH Ta'ala yang lahir kecuali dengan fiqih. Dan tidak ada fiqih kecuali dengan tasawuf, karena tidak ada amal dengan kebenaran pengarahan (kecuali dengan tasawuf). Dan juga tidak ada tasawuf dan fiqih kecuali dengan Iman, karena tidaklah sah salah satu dari keduanya (fiqih dan tasawuf) tanpa iman. Maka wajiblah mengumpulkan ketiganya (iman, fiqih, tasawuf) . (Lihat kitab Iyqo-zhul Himam halaman 5).