Sabtu, 05 Januari 2013

Persatuan Sepak Sana Sepak Sini Indomanehsia (PSSSSI)

http://gambar.co
Dualisme Persatuan Sepak Sana Sepak Sini Indomanehsia (PSSSSIseperti menyaksikan dua bocah saling berebut bola, tontonan yang sangat menghibur plus membuat hati sedih. Sepak bola sebagai salah satu olah raga kini menjadi media kepentingan politik. Politisasi setiap bentuk lembaga di negara  Indomanehsia seolah menjadi lumrah, pasrah dan murah meriah. Kepentingan individu dan kelompoknya sendiri menjadi yang paling utama diatas kepentingan masyarakat.
Mereka mengatasnakaman segala bentuk penyelamatan atas nama sepak bola, mereka saling menyepak satu sama lain. Menyepak setiap bentuk ketidaksetujuan dengan tujuan kelompoknya. Siapa yang sepakannya mengiurkan maka dialah yang menang.
Negeri ini memang sungguh luarbiasa, atas nama  Indomanehsia bola enjadi politik cantik yang menggelitik, mendepak siapa saja yang ingin coba-coba mendepak. Kepentingan politik dalam dunia sepak sana sepak sini memuntingi hasrat mereka.
Sungguh ironis, masih adakah kepentingan rakyat di dalamnya? Masih adakah kepentingan olah raga di dalammnya? Masih adakah kepentingan Pair Play? Jika, pengurusnya saja bermain tidak pair play? Yang terjadi justru play-playan saja. Nyokkkkk.....Kita dolanan. (kangdidan.blogspot.com)

Jumat, 04 Januari 2013

Remaja dan Permasalahannya

Pengantar
            Masa remaja seringkali dihubungkan dengan mitos dan stereotip mengenai penyimpangan dan tidakwajaran. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya teori-teori perkembangan yang membahas ketidakselarasan, gangguan emosi dan gangguan perilaku sebagai akibat dari tekanan-tekanan yang dialami remaja karena perubahan-perubahan yang terjadi pada dirinya maupun akibat perubahan lingkungan.
            Sejalan dengan perubahan-perubahan yang terjadi dalam diri remaja, mereka juga dihadapkan pada tugas-tugas yang berbeda dari tugas pada masa kanak-kanak. Sebagaimana diketahui, dalam setiap fase perkembangan, termasuk pada masa remaja, individu memiliki tugas-tugas perkembangan yang harus dipenuhi. Apabila tugas-tugas tersebut berhasil diselesaikan dengan baik, maka akan tercapai kepuasan, kebahagian dan penerimaan dari lingkungan. Keberhasilan individu memenuhi tugas-tugas itu juga akan menentukan keberhasilan individu memenuhi tugas-tugas perkembangan pada fase berikutnya.