Jumat, 20 Januari 2012

Puisi 2010


KETIKA KU BERDIRI DIPUNCAK ARJUNO


Menapaki setiap jalan menanjak
seperti menghitung setiap detak jantungku
debar terasa menjuluri seluruh tubuh
yang sedang rindu pada indahnya alam

Aroma dedaunan menyapu semua kegersangan
sejuknya angin siang terasa seperti membalut seluruh tubuh
panasnya matahari seolah tak peduli pada kaki-kaki yang tetap berjalan
hijaunya pepohonan memagari setiap rasa takut dan bimbang

Berdiri dipuncak Arjuno,
rasanya seperti menatap setiap jengkal dunia
Berdiri dipuncak Arjuno,
seolah aku merangkul setiap manusia
Berdiri dipuncak Arjuno,
menyadarkanku akan kecilnya diri ini
Berdiri dipuncak Arjuno,
mengugurkan setiap perasaan sombong di hati
Berdiri dipuncak Arjuno,
mengajarkan arti indahnya kebersamaan
Berdiri dipuncak Arjuno,
semakin mendekatkan diriku pada-Nya
Berdiri dipuncak Arjuno,
mengajarkanku banyak hal yang tak bisa aku lupakan


Puncak Gunung Arjuno, 17 Agustus 2006
(For my beloved brothers in batu, perjalanan kita menuju puncak arjuno telah mengajarkanku banyak hal)



Dari Tuhan Untuk-MU Tuan


Ketika tuan menanam padi yang tumbuh adalah padi
ketika tuan menanam benih pohon berduri yang tumbuh pohon berduri
ketika tuan menanam kebaikan yang tumbuh adalah kebaikan
ketika tuan menanam keburukan yang tumbuh keburukan

Satu biji benih padi bisa menumbuhkan lebih dari satu biji padi
satu benih pohon berduri akan menghasilkan lebih dari satu duri
satu kebaikan akan menumbuhkan lebih dari satu kebaikan
satu keburukan akan menumbuhkan lebih dari satu keburukan

Begitu pula dengan hati kita
satu prasangka buruk akan menumbuhkan keburukan yang lain
satu prasangka baik akan menumbuhkan kebaikan yang lain

Tuan adalah ciptaan Tuhan
lahir dari satu benih yang terus tumbuh menjadi seorang yang luar biasa
sekarang tuan sudah mampu berdiri dan tertawa sesuka hati
pernahkan berfikir bahwa tuan hidup sampai esok hari?

Kecongkakan yang tuan ukir di dinding-dinding hati tuan
makin terlihat kotor dan kusam semakin gelap
padahal orang-orang disekitar tuan memohon tiada henti
tuan masih saja sibuk dengan cekakak-cekikik tanpa peduli

Pintu hati tuan sudah tertutup oleh kesombongan yang  menyesaki hati tuan
mata tuan sudah rabun dengan rupiah
tangan tuan sudah tidak mampu lagi memegang amanah

Ingat tuan,
semua itu dari TUHAN untukmu tuan.....

 Sukabumi, 22 September 2010
 "Hati kita sedang di uji"



Kepada SANG SEPIKU


Di pelaminan kelabu Dari hati yang paling dalam aku mengatakan pada kau Sang Sepiku, bahwa cinta, rindu dan sayang telah tumbuh dalam jiwa kita. 
Seperti kita, yang selalu jadi teman-teman mereka yang sendu dalam kesunyian dan kesepian malam, apalagi bila malam itu tanpa diriku disana. Hati mereka begitu resah, hati mereka begitu gelisah, bercampur menjadi satu. 
Tapi harus kita sadari, menjelang fajar nanti dengan ditemani kokok ayam dan datangnya mentari dari ufuk timur sana, kau dan aku pun harus berpisah sampai disitu. Malam ini adalah akhir sekaligus awal perjalanan kita ke depan.
Entah nanti malam aku bisa datang lagi atau tidak, hanya sang waktu yang tahu. 

Tertanda 
“Salam cinta dari Rembulan Hatimu”
10 Juli 2010


BELAJAR DARI KESENDIRIAN

Kesendirian mengajarkan kita, untuk bertafakur berintrospeksi, dan memunajatkan hati.
Betapa sunyinya ketika kita jauh dari segala hiruk pikuk agenda kehidupan.
Tapi dari kesendirian kita bisa menikmati dalamnya hati kita,
menjelajahinya, menelusuri setiap bagian-bagian yang seringkali kita lupakan.
Perasaan yang seringkaili di kesampingkan, mengorek semua hal yang telah terjadi dalam hidup.

Kesendirian bila kita memaknainya dengan baik dan hati yang lapang,
itu menjadi nikamat yang tak terkira.
Dengannya kita bisa menganggapai semua kenangan,
dan keinginan untuk meraih gari esok yang lebih baik.

Menjadikan kesendirian sebagai sebuah perenungan diri, ternyata begitu nikmat!!!!

Allah memang maha kuasa dengan segala perasaan yang diberikan kepada setiap hamba-NYA.
Apalagi ketika kita berdiri di ketinggian seorang diri, betapa kecilnya kita, padahal selama ini kita selalu menyombongkan apa yang kita miliki, yang hanya bersifat sementara.

Berdiri menatap setiap lekukan ciptaan-Nya, menjatuhkan setiap pandangan pada hal yang luar biasa milik-Nya.

La Haula Wala Quwwata Illa Billah............


Sukabumi, 02 Juli 2010
SUDAHKAH ANDA SEDEKAH HARI INI?


1 = 10 
10 = 100 
100 = 1000 
1000 = 10000 
10000 = 100.000 
100.000 = 1.000.000 
1.000.000 = 10.000.000 
10.000.000 = 100.000.000 
100.000.000 = 1.000.000.000 
1.000.000.000 = 10.000.000.000 
10.000.000.000 = 100.000.000.000 
100.000.000.000 = 1.000.000.000.000 

Janji Allah Jika anda mau bersedekah. 

SUDAHKAH ANDA SEDEKAH HARI INI?

Sukabumi, 09 April 2010


Alif,ba,ta

 

Alif...Ba...Ta...
Ku mengeja huruf demi huruf
mulai dari alif ku tegakkan hatiku
untuk memulai kepastian rasa dihati ini
sampai ku arungi samudra cinta yang begitu luas
dengan sampan ba seorang diri
menelusuri setiap jengkal lautan itu
sampai ku bertemu seseorang yang naik di sampan ta ini
mencoba tuk mengaruhi samudra cinta yang begitu luas
Mudah-mudahan aku mampu melabuhan sampanku
di dermaga terindah milik-Nya.

Sukabumi, 21 Maret 2010



DI DINDING FACEBOOK 4


Ketika perasaan mulai menjerit akibat ketidakjujuran 
sekongyong-konyong datang keraguan dalam hati ini 
ketika dia mempertanyakan akan kepastian itu 

Di dinding facebook 
ku teriakkan setiap jeritan rasa 
yang menyelubungi hati ini 
dihadapanmu wahai penguasa dinding maya 

Di dinding facebook 
aku tak peduli mereka merasa apa 
yang aku ingin hanya kejujuran itu 
tetap melekat di dasar hati kita 

Tanpa harus menenggelamkan perasaan kita ke dalamnya. 

(Pare, 02 Januari 2010)




DITENGAH KETIDAK PASTIAN


Ketika hati harus terpaling dari kepastian
ada segerintil penyesalan di tengah-tengah Ketidakpastian
yang menyeruak menelusuri setiap jalan rasa

Jika beruntung maka mereka akan menemukan jalannya yang nyata,
tapi jika kurang beruntung akan mereka temukan perpecahan dalam diri,
pertentangan dalam hati

Pertempuran yang banar-benar menyesakkan hati.

Pare, 02 Januari 2010

Selasa, 17 Januari 2012

KU LUKIS KISAH INI DI KANVAS HATIMU

Cerita  hidup ini ibarat lautan samudra
luas tak bertepi dalam tak terkira
yang kadang kita sendiri tak tahu cerita apa yag akan kita temui disana

Berkisah tentang isi hati
seperti ombak dipesisir pantai
yg selalu datang dengan gelombang

Berdendang tentang cinta
memang membuat kita berdansa
namun kadang hanya sekedar penggelitik jiwa

Tapi aku,
ingin melukis setiap cerita di kanvas fikirmu
ingin melukis setiap kisah hati di kanvas  batinmu
dan
ingin melukis setiap dendang cinta di kanvas hatimu

Because,
everything about you !

Kamis, 05 Januari 2012

Puisi 2009


Biar Tahun Berganti, Kau Tetap Di Hati

Perjalanan panjang yang berliku
Langit mendung tak menyatu
Hujan deras turun seolah cemburu
Udara dingin menyelimuti sekujur tubuhku

Selasa, 03 Januari 2012

Puisi 2008


WANITA

Hari ini kau membuatku
kehilangan akan rasa kelelakianku    
Hari ini kau membuatku
Kehilangan akan rasa lewibawaanku
Hari ini kau membuatku
Kehilangan akan rasa kesetiaanku

Minggu, 01 Januari 2012

Puisi 2007


DI WAKTU KOSONG

Kadang aku harus menangis diantara rerumputan
Masaku telah berkurang tiada berarti
Tak cuma ilalang,
Pepohonan pun merasa usang